Bagian Pompa

Pompa air pada umumnya memiliki 2 bagian penting yaitu bagian mesin listrik dan bagian penghisap air. Pada gambar diatas kami akan mencoba menerangkan bagian-bagain pompa air secara umumnya.

 

  1. Bodi Pompa Air

Bodi pompa air ini berfungsi untuk melindungi bagian dalam pompa air agar tidak terkena sentuhan langsung dari luar sekaligus membuat pompa air lebih indah dilihat nya.

 

  1. Penutup Kipas Angin

Untuk alat satu ini berfungsi untuk menutupi kipas dan juga agar menjaga tiupan kipas agar menuju ke mesin sehingga mesin dinamo pompa air terjaga suhunya.

 

  1. Bagain kapasitor

Kapasitor pada pompa air berfungsi untuk memutus arus listrik bila bagian lilitan bantu start atau memulai. Dibawah ini kami coba memberi diagramnya.

 

  1. Lilitan Utama

Lilitan utama biasa berdiameter sedikit lebih besar namun dengan jumlah lebih sedikit dibanding dengan lilitan bantu kapasitor.

 

  1. Lilitan Bantu

Lilitan bantu berfungsi untuk arus pengejut sekaligus membantu putaran motor listrik pompa air sehingga mencapai titik kecepatan stabil dan akan diputus melalui kapasitor.

 

  1. Bagian Rotor

Rotor disini berfungsi agar gaya magnet didapatkan dan dapat memutarkan bagian impeler.

 

  1. Bering atau Laher

Bering ini sendiri berfungsi sebagai penyeimbang bagian rotor agar putaran dari rotor maksimal dan stabil.

 

  1. Output

Bagain output ini berfungsi mengeluarkan air yang telah dihisap oleh impeler menuju ke penampungan.

 

  1. Input

Bagian input ini adalah bagian tempat masuk air menuju impeler.

 

  1. Bagain Tabung

Tabung ini sendiri berfungsi untuk memberikan tekanan lebih pada impeler sehingga air akan lebih bertenaga.

 

  1. Otomatis

Benda satu ini berfungsi untuk memutus alus listrik bila keran pada bagian penampung ditutup dan aliran air terhenti dan disana otomatis ini bekerja memutuskan aliran listrik pada motor pompa air sehingga motor pompa air berhenti.

 

  1. Impeler

Bagian impeler adalah bagian yang dapat menarik dan mendorong aliran air, biasanya pada bagian Impeler memiliki gerigi pendorong.

 

  1. Penampung Air

Penampung air ini berfungsi untuk memberi tekanan pada impeler, juga untuk memasukan air pancingan pada impeler, karena pompa air tidak akan menghisap air sebelum terisi penuh dengan air.

 

  1. Poros

Bagian poros ini adalah bagian penghubung antara Rotor dan bagian impeler sehingga putaran rotor mengalir ke impeler.

 

  1. Kaki pompa air

Berfungsi untuk menahan pompa air.

(0)

Pompa air listrik adalah cara mengalirkan air dari bawah ke atas, bisa dari sumur ke penampungan atau dari penampungan (tandon air) ke penampungan lain (toren). Saat air mengalir dengan normal, maka kita dapat menikmati kegiatan sehari-hari dengan lancar, seperti mandi, cuci, siram tanaman dan lain-lain.

Namun dengan seiring berjalannya waktu, kadang-kadang pompa listrik tidak bekerja dengan semestinya. Misalnya mesin menyala tapi air tidak naik, air mengalir tapi sedikit-sedikit atau lambat, mesin pompa harus selalu dipancing setiap dinyalakan, mesin pompa air mati total. Beberapa penyebab dari tidak normal nya aliran air pada mesin pompa adalah sebagai berikut:

  1. Lubang Pada Paralon

Salah satu penyebab tidak naiknya air ke mesin adalah akibat sambungan pipa paralon (yang bertugas menyedot air dari sumur menuju mesin) mengalami kebocoran. Perlu diketahui bahwa tidak boleh ada lubang sekecil apapun pada tiap sambungan ini, karena akan menyebabkan tidak naiknya air.

Biasanya kebocoran yang terjadi pada sambungan paralon adalah disebabkan saat proses pengeleman. pengeleman yang baik adalah setelah kedua permukaan sambungan diolesi lem, langsung disambung tanpa diputar.
Selain itu bisa juga, kedua paralon yang baru disambung mengalami pergerakan atau berubah posisi.

  1. Klep Rusak

Tesen Klep tidak bisa menahan air yang ada di dalam paralon. Sehingga ketika mesin dimatikan, air kembali ke dalam sumur yang menyebabkan air di dalam paralon kosong.

  1. Otomatis

Bila anda menggunakan otomatis pompa air, sebaiknya diperiksa juga bagian ini. Diperlukan pemasangan dan pengaturan yang pas agar switch bekerja dengan baik.

  1. Kabel

Periksa jalur perkabelan yang menyuplai mesin pompa apakah pemasangannya sudah benar atau belum.

  1. Mesin rusak

Hal bisa saja terjadi bila mesin air berputar terus menerus dalam jangka waktu lama sehingga lilitan/spull motor memanas mengakibatkan terbakar nya lilitan.

(0)

Pompa air sangat penting bagi kehidupan. Air merupakan kebutuhan yang paling utama sehingga harus selalu ada pada setiap rumah. Supaya air bisa mencukupi kebutuhan dalam sehari-hari maka pastikan Anda memakai pompa yang benar dan tepat pada kondisi sumur ataupun sumber mata air di rumah. Continue Reading

(0)

Pada waktu memilih pompa air yang cocok hal yang paling Anda perhatikan adalah kedalaman sumber airnya. Kedalaman menentukan jenis pompa water yang akan dibeli. Salah memilih pompa bisa berakibat menimbulkan kesalahan besar. Salah satunya air tidak mau terhisap naik dan kebutuhan menjadi tidak tercukupi. Continue Reading

(0)

Sebelum memutuskan untuk membeli pompa air yang pas untuk kebutuhan harian ada beberapa hal  yang harus diperhatikan juga. Selain kedalaman, budget dan daya listrik Anda juga sebaiknya memperhatikan hal-hal yang kami sampaikan di bawah ini. Dengan memperhatikan berbagai hal ini dijamin Anda bisa mendapatkan pompa berkualitas. Continue Reading

(0)